Total Tayangan Halaman

Senin, 19 Desember 2011

Aku bukan Dermagamu

heii, masih saja pikiran negatif itu menyelubungi otakku.
meruntuhkan jalan akal sehatku.
bagaimana tidak, baru saja 13 hari yang lalu kamu mengirimkan pesan singkat kepadaku.
membuatku merasa seperti disambar petir di siang bolong.
kamu memutuskan hubungan kita yg semula berjalan baikbaik saja.

yang lebih mmembuatku terkejut itu karena alasanmu, terlalu KLISE.
hello boy, ini zaman modern.
kamu pikir aku akan percaya begitu saja.
alasanmu terlalu mengada.ada.
kamu ingat, kamu ngebawa.bawa orang tua dalam kasusmu untuk lepas dariku.
kamu bilang gamau punya pacar dulu sekarang.
nah kenyataannya, seminggu yang lalu jelas aku ngeliatin acc kamu yg nyantumin tweet ga mutu kamu bareng tementemen kamu.
PENOLAKAN, mereka bilang gitu.
kamu ditolak ? inilah hidup. aku yg kamu kecewakan dan kamu yang di kecewakan dia.
ADIL kan ? Yah, Tuhan emang selalu adil.

dan kemudian, 3 hari yang lalu kamu kembali menghubungiku.
ada apa ini ? berasa aneh.
apa kamu berpikir aku ini persinggahan ? kamu bisa dateng dan pergi kapan aja kamu mau ?
salah besar, aku emang sayang.
tapi bukan berarti kamu bisa ngebodohin aku kan.
laju otakku masih berfungsi dengan baik, masih bisa merekam semua pikiran licik kamu.
mendingan sekarang pikirin lagi deh rencana busuk kamu yg tercium wangi dari luar itu.
sebelum tangantangan Tuhan membelaimu dengan karmanya.
go away yaa, pleaseee

peyuukcium :*
Nindyariza

Sepotong Masa Lalu

selamat malam masa lalu.
disini aku masih menunggumu tak jemu
dalam diam yang tergugu
dalam senyap yang datang malumalu
tak lelah aku bercerita pada Tuhanku tentang dirimu

luruh tertuju menyelami hati bekumu
masihkan ada aku dalam angan dan benakmu ?
ataukah sudah kau temukan yang baru ?

aku masih merajut mimpi semu bersama bayangmu yang tak jenuh mampir dan menyapa otakku
berangan kita akan bersatu layaknya rimbun rumpun bambu
ini aku yang dulu selalu mengisi hatimu disela kesibukanmu

apa kabarmu disana tanpa aku ?

masihkah kamu melewati ditempatmu dengan seulas senyum lugu ?
disini aku sangat merindukan sapa hangatmu
merindukan tawa renyahmu
namun semuanya masih terlihat kelabu, bahkan abuabu

aku benarbenar merindukan semua tentang kamu
yang dulu bisa aku nikmati kapanpun aku mau
tetapi itu dulu
sekarang kamu terasa jauh meninggalkanku dan berjalan membelakangiku
aku hany bisa membuntutimu
berjalan dibalik punggung kokohmu
tanpa bisa menyentuh atau memeluk untuk sekedar melepaskan rindu

aku hanyalah masa lalu yang telah kamu tanggalkan dari kehidupanmu yang penuh sandiwara palsu
disaat kini disana kamu telah berjalan beriringan, bergandengan bersama yang baru


peyuukcium :*
Niindyariza